IBU Rampungkan Pembangunan Kampus Ketiga

MALANG - IKIP Budi Utomo (IBU) Malang meresmikan Gedung C di jalan Citandui Kota Malang, Rabu (9/9/15). Keberadaan fasilitas baru ini menjadi komitmen kampus untuk memberikan layanan berkualitas dan nyaman bagi mahasiswanya.

Nurcholis Sunuyeko, Rektor IKIP Budi Utomo berujar, diresmikannya penggunaan gedung C yang telah dikerjakan selama kurang lebih tujuh bulan ini merupakan salah satu wujud peningkatan sarana dan prasarana kampus. Dari keseluruhan total 11 ribu mahasiswa yang belajar di Budi Utomo, menurutnya memerlukan sarana dan prasarana sesuai daya tampung yang memadai. Maka, dengan cepat IBU menyelesaikan pembangunan gedung tersebut.

“Jika memungkinkan, mendatang kami akan membangun sebuah dome di bagian timur gedung ini,” ungkap Nurcholis.

Gedung C yang telah diresmikan tersebut memiliki lebih dari 30 kelas yang nantinya akan dipergunakan oleh mahasiswa lima program studi yaitu Prodi Ekonomi, Sejarah, Biologi, Matematika, dan Bahasa Indonesia.

Nurcholis menambahkan, terdapat juga rest area bagi mahasiswa dengan dilengkapi fasilitas wifi hotspot yang bebas digunakan mahasiswa dalam pengerjaan tugas perkuliahan.

Peresmian gedung baru Budi Utomo ini, ditandai dengan pelepasan ratusan balon berwarna hijau tosca sesuai dengan warna gedung baru, yang digawangi oleh mahasiswa-mahasiswi Budi Utomo. Setelah penandatanganan oleh Nurcholis sebagai rektor pada batu pertama yang terletak di depan gedung baru, resmilah gedung C menjadi bagian dari kampus yang sering disebut kampus IBU tersebut.

Sementara itu, terkait status nonaktif, Nurcholis menyatakan telah sangat puas dengan upaya seluruh civitas akademika Budi Utomo dalam menambah 100 dosen baru dalam waktu dua bulan.

“Kampus mana yang bisa? Dalam dua bulan kami mendapatkan lebih dari 100 dosen baru untuk mengatasi masalah rasio kemarin. Rata-rata sebuah kampus memakan waktu minimal enam bulan untuk mengembalikan status nonaktifnya,” tegas Nurcholis.

Untuk tahun ini, IKIP Budi Utomo tidak menerima mahasiswa baru dikarenakan baru saja terlepas dari permasalahan rasio dosen dan mahasiswa beberapa waktu yang lalu. Nurcholis menuturkan, dengan dibangunnya gedung baru di Citandui ini, dan ditambahnya jumlah dosen mencapai 232 orang ini, IKIP Budi Utomo dapat meraih kepercayaan masyarakat kembali dalam mendidik generasi muda.

Nurcholis menegaskan, karena IKIP Budi Utomo merupakan kampus dengan basis pembelajaran kerakyatan, dimana pembiayaan akan ditekan seminim mungkin. Hal ini, dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengecap pendidikan tinggi.

“Untuk mewujudkan ini, kami merencanakan untuk membangun IBU Inn atau IBU Hotel di daerah Batu. Hal ini masih dikonsep, tetapi lahan sudah ada. Nantinya, pendapatan dari bisnis penginapan atau hotel tersebut akan membantu pasukan dana kampus sehingga biaya kuliah dapat diminimalisasi,” tutur Nurcholis.

Sampai saat ini IKIP Budi Utomo memiliki tiga kampus yang tersebar di Kota Malang. Kampus A  berada di jalan Arjuno, Kampus B berada di Batu, dan yang baru saja diresmikan adalah Kampus C yang berada di Jalan Citandui.

 

Pada kesempatan ini, Nurcholis juga turut memberikan penghargaan kepada 60 mahasiswa yang telah melakukan kegiatan micro-teaching terbaik di Budi Utomo tahun ini. Dijelaskannya, dengan meningkatnya jumlah calon pengajar yang berhasil menerapkan micro-teaching tersebut, diharapkan dapat membawa angin segar pada mutu pendidikan di Indonesia. (mg9/oci)


 

Links


Mahasiswa

Dosen/Staff

Hubungi Kami

IKIP BUDI UTOMO Malang
Telp: [0341] 323214 - 326019
Fax: 335070
Email: info@budiutomo.ac.id