Rektor IKIP Budi Utomo jamin ijazah wisudawan sah dan legal

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 2.219 mahasiswa IIKIP Budi Utomo Malang diwisuda di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (12/9/2015). Ribuan wisudawan itu diminta tidak galau dengan status nonaktif yang diberikan Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Permintaan itu disampaikan Rektor IKIP Budi Utomo, Nurcholis Sunuyeko. Sebab, dia menjamin ijazah yang diberikan pada wisudawan sah dan legal.

“Kemenristek Dikti memang memberikan status kita nonaktif.
Status nonaktif itu hanya berlaku tiga bulan. Itu terhitung sejak Juni 2015 lalu. Status itu pun hanya terkait dengan layanan Kemenristek Dikti terhadap institusi,” katanya.

Dia contohkan seperti, IKIP Budi Utomo diminta melakukan moratorium penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 ini. Lalu pengajuan penambahan prodi atau jurusan baru ke Dikti juga harus ditunda dulu.

Selain hal-hal yang tersebut di atas menurut dia tidak ada persoalan. Sebab, kata dia, mahasiswa yang masih aktif tetap diakui. Mereka bisa melakukan proses belajar mengajar di IKIP Budi Utomo.

“Termasuk juga mahasiswa yang studinya sudah selesai. Mereka bisa diwisuda. Tidak ada masalah. Jadi, saya tegaskan ijazah wisudawan nanti tetap sah dan legal,” papar dia.

Apalagi, terang dia, Menteri Riset dan Dikti sudah menegaskan bahwa bagi perguruan tinggi yang disemprit menjadi kampus nonaktif ijazahnya tetap diakui. Itu bila ijazahnya dikeluarkan tahun 2015.

“Jika dikeluarkan tahun 2016 berarti tidak diakui. Ketentuan dari Pak Menteri Riset dan Dikti seperti itu,” papar dia.

Nurcholis juga menegaskan bahwa perguruan tinggi bertatus nonaktif diminta segera melakukan pembenahan. Pembenahan itu terkait dengan rasio dosen mahasiswa dan ketersediaan sarana serta prasarananya.

“Kita sudah melakukan pembenahan untuk itu. Kita sekarang sudah punya 213 dosen. Rasionya 1:40,” katanya.

Untuk sarana dan prasarana, kata dia, IKIP Budi Utomo sudah meresmikan kampus C senilai Rp 50 miliar di Jalan Citandui. “Jadi, soal rasio dosen dan sarana serta prasarana sudah tidak ada masalah. Sekarang kita sedang menunggu Wasdalbing (pengawasan pengendalian dan bimbingan) Dikti,” katanya.

 

Jika Wasdalbing itu sudah selesai dilakukan, maka status non-aktif bisa segera dicabut. “Saya berharap dalam waktu dekat ini Dikti melakukan Wasdalbing itu. Sebab, kita sudah siap,” katanya. @aji_dewa_roisky

 

Links


Mahasiswa

Dosen/Staff

Hubungi Kami

IKIP BUDI UTOMO Malang
Telp: [0341] 323214 - 326019
Fax: 335070
Email: info@budiutomo.ac.id